Dosa…!!!

Selepas perang Hunain, Rasulullah bersama sahabat-sahabatnya singgah di suatu tempat yang amat tandus. Di saat itu beliau memerintahkan kepada para sahabat untuk mengumpulkan apa saja, mulai dari batang-batang kayu, tulang-belulang, hingga rontokan gigi. Dalam waktu sekejap mereka berhasil menghimpun barang-barang tersebut hingga menumpuk menjadi onggokan besar. Saat itulah Rasulullah bersabda, “Tidakkah kalian melihat benda-benda ini? Sama halnya dengan dosa-dosa yang terkumpul pada diri seseorang di antara kalian. Karena itu hendaknya orang takut kepada Allah, janganlah ia berbuat dosa, baik dosa kecil maupun dosa besar, karena semuanya akan dihitung.” Terhadap dosa besar kita selalu berusaha dengan sekuat tenaga untuk menghindarinya, tapi terhadap dosa kecil kita sering mengabaikannya. Padahal himpunan dosa kecil bisa juga menjadi onggokan besar, bahkan menggunung.

Bila seseorang disodori segelas racun, tentulah ia berusaha untuk menjauhi. Ia tak akan menyentuhnya sama sekali, apalagi meminumnya. Bahaya racun itu tampak di depan mata. Akan tetapi terhadap racun-racun kecil yang menempel pada makanan yang terbuka, atau terdapat pada piring-piring yang kotor, atau pada tangan-tang yang kurang bersih jarang diperhitungkan. Padahal justru yang kecil-kecil ini yang akan menjadi kanker ganas atau penyakit yang sangat membahayakan kesehatan.

Diceritakan bahwa ada sebatang pohon raksasa yang sudah tumbuh sejak empat ratus tahun yang silam. Dalam umur yang sepanjang itu, pohon tersebut berkali-kali disambar petir, dan tak terhitung lagi terkena serbuan hujan salju, badai dan topan. Akan tetapi pohon itu tetap tegak berdiri seperti gunung yang enggan berbegser.

Pada suatu ketika datanglah segerombolan kumbang. Kerabat serangga itu memakan bagian dalam kulitnya dan perlahan tapi pasti menghancurkan inti kekuatannya. Dalam waktu yang tidak terlalu lama pohon tersebut tumbang, rata dengan tanah.

Terlalu naif jika sampai terjadi, seorang mukmin menjadi pemuja berhala. Syirik besar ini paling mudah dihindari. Ia adalah dosa besar yang tidak diampuni Tuhan, kecuali dengan taubat sebelum mati. Akan tetapi terhadap syirik kecil, mudah sekali orang tersandung. Riya’, misalnya sangat gampang hinggap pada diri kita. Padahal yang demikian itu termasuk syirik kecil. Kita tidak mau memuja berhala tapi memuja diri kita sendiri, apa bedanya?

Pada kesempatan haji Wada’, beliau mengingatkan manusia, “Wahai manusia, sesungguhnya syetan telah berputus asa untuk disembah di bumi kalian ini selamanya. Akan tetapi ia cukup senang bila kalian melakukan dosa yang lain, berupa perbuatan-perbuatan durhaka. Karena itu waspadalah kalian terhadap godaannya yang akan mengancam agama kalian.”

Memang tidak banyak orang jatuh karena menabrak gunung. Yang paling sering adalah orang terjatuh karena tersandung batu kecil. Itulah sebabnya Rasulullah menasehatkan kepada kita, “Jauhilah dosa-dosa kecil, karena jika ia bertumpuk-tumpuk pada seseorang, maka ia akan mencelakakan orang tersebut.”

Rasulullah telah memberikan perumpamaan. Suatu kaum singgah di suatu padang terbuka. Ketika tiba waktu makan, para lelaki berangkat mencari kayu api. Kemudian mereka kembali sambil membawa masing-masing sepotong kayu. Setelah dikumpulkan, maka terdapatlah seonggok kayu bakar. Kemudian mereka menyalakan api. Akhirnya mereka dapat mematangkan makanan yang mereka panggang di atas api tersebut. (HR Ahmad)

Dosa-dosa kecil yang terhimpun pada diri manusia bisa jadi akan memanggang pelakunya di akhirat hingga matang. Tubuhpun meleleh, tulang belulangnya hancur. Akan tetapi karena siksa akhirat, tubuh itu utuh kembali, kemudian dibakar lagi, hancur dan utuh kembali. Begitu siklus seterusnya. Na’udzubillah.

Iklan

2 thoughts on “Dosa…!!!

  1. Terimakasih tanggapannya tentang blog saya, saya sedang mempertimbangkan untuk membuang flickr (gallery) saya, gallery tersebut sedianya diperuntukkan bagi yang tertarik dengan fotografi. karena foto2 tersebut sangat bagus (dari segi sisi fotografi), jadi bukan semata-mata sensualitas. foto2 tersebut saya ambil sebuah situs fotografi indonesia yang di situs tersebut kita tidak bisa mengambil (menyimpannya) karena di sertai dengan script2 agar tidak bisa di klik kanan. saya menggunakan web browser tertentu hingga saya bisa mendapatkannya. Bagi yang suka dengan fotografi, anda dapat menyimpannya untuk referensi.
    BTW, terimakasih atas tanggapannya. jangan lupa untuk sering mengunjungi blog saya, anda juga bisa mengunjungi website saya di agusdemak.pandela.net.

    Agus Susanto

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s